Pro-Kontra Mobil LCGC (Low Cost Green Car)

September 19, 2013 Posted by GREY DUST in ORANGINDONESIA 4

Save Article



Pro Kontra Mobil LCGC Low Cost Green Car

Sudah lama saya berpikir tentang mobil LCGC. Dan setelah saya menyaksikan debat sengit semalam tentang Mobil Murah VS MobNas di Metrotv (19 Sep 2013), saya jadi tambah "ngeh". Benar seperti yang diutarakan bpk Aria Bima (politikus PDIP) bahwa mobil murah alias mobil LCGC muncul sejak mobil ESEMKA dipromosikan pak Jokowi (lagi2 Jokowi). Para kapitalis khawatir, porsi kue mereka bakal beralih ke anak2 culun yang notabene masih ingusan yang sudah bisa bikin mobil. Tapi pemerintah ngotot men-sah-kan UU tentang mobil LCGC dengan alasan membentengi mobil murah dari Thailand dan bisa untuk menyedot tenaga kerja.

Saya disini mencoba untuk beropini. Secara logika, apabila mobil murah laku, maka terbayang akan jalanan yang tambah macet. Hal itu tidak bisa dipungkiri. Orang bodoh sekali pun akan berpendapat seperti itu. Jalanan macet bukan hanya monopoli Jakarta saja. Silahkan anda berjalan-jalan ke kota2 kabupaten di Jawa. Pasti fenomena jalanan macet sudah menular.Kalo para menteri bilang tidak akan bikin macet itu BOHONG.

Tetapi apa boleh buat, tai kambing bulat-bulat, dimakan jadi obat, disimpan jadi jimat (loh kok malah ngaco sih?). Pemerintah sudah mengetok palu tentang UU mobil murah. Para investor sudah menancapkan investasi mereka di Indonesia. Apabila UU itu dirubah atau dimentahkan, maka nama Indonesia akan tercoreng untuk para investor dan tentunya itu tidak menguntungkan untuk kita semua. Jalan satu-satunya adalah seperti kata pak Jokowi, akan melakukan ERP (Electronic Road Pricing), biaya parkir dinaikan dan mungkin bahkan pajak mobil akan ikutan naik. Maka rakyat yang ingin punya mobil untuk gaya-gayaan akan berpikir lagi untuk membeli mobil. Hal ini bisa dilakukan juga untuk PemDa2 di Jawa. Khusus di Jawa. Karena Jawa sudah terlalu sesak. Alangkah baiknya untuk PemDa2 di luar Jawa, justru mereka menambah insentif tambahan untuk rakyat yang ingin punya mobil. Biarkan mobil murah tetap diproduksi. Apabila melimpah kan bisa diekspor.

Jadi Win-Win Solution kan?

Terimakasih telah membaca artikel Pro-Kontra Mobil LCGC (Low Cost Green Car) semoga bermanfaat, menambah ilmu dan wawasan kamu.
Kalo berkenan, tolong di share lewat facebook, twitter, google plus atau yang lain ya, biar teman-teman yang lain juga tau artikel ini, terimakasih.

Judul : Pro-Kontra Mobil LCGC (Low Cost Green Car)
URL :
Tanggal :
Penulis :
Rating : 2/3 dari 4 komentar